Bandarlampung – Selasa (09/11/2021)
Pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu tri dharma perguruan tinggi. Tak heran jika salah satu pengabdian masyarakat oleh civitas akademik termasuk dosen dan mahasiswa adalah dengan mengadakan program kerja organisasi kampus yang tujuannya untuk memberdaya masyarakat di pedesaan.
Inilah yang sedang dijalankan oleh teman-teman BEM FEB Unila. Eksekutif mahasiswa yang dipimpin oleh Aidilla Dasifa mahasiswa S1 Manajemen Internasional angkatan 2017 ini melaksanakan program kerja desa wisata tahun 2021 di Kabupaten Tanggamus, Kecamatan Sumberejo, Desa Simpang Kanan pada tanggal 29 Oktober 2021.
Aidilla Dasifa percaya dengan adanya program ini selain bermanfaat untuk warga desa setempat, namun juga menjadi tempat belajar bagi seluruh anggota.
“Kami percaya dengan adanya program ini menjadi tempat belajar yang positif, rumah yang nyaman dengan seluruh anggota, juga tetap menjadi tempat nyaman untuk bertukar inspiransi dan tetap menjadi sarana mahasiwa untuk menyuarakan demokrasi yang aktif, namun sehat” ungkap Gubernur BEM FEB Unila.
Terkait soal izin program ini di saat pandemi telah mendapat persetujuan dari dekanat, hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Bidang 3 Pemberdayaan Masyarakat, yakni Fanny Cantika mahasiswa S1 Ekonomi Pembangunan 2018.
“Sudah kami konfirmasi, alhamdulillah kami mendapat dukungan penuh dari dekanat untuk menjalani program kerja desa wisata tahun 2021 ini” ujarnya melalui whatsapp, Minggu (7/11/2021).
Fokus utama mereka selain mencanangkan adanya potensi wisata di desa tersebut yang perlu dimanfaatkan, mereka juga membuka potensi sumber mata air di desa tersebut.
“Kontribusi yang BEM berikan adalah nomor satu contohnya seperti pemanfaatan terhadap sumber mata air yang ada disana, karena kami sadar akan potensi sumber mata air yang ada di desa ini sangatlah besar, namun manfaat yang mereka dapatkan sangat minim.” kata Fanny.
Sebagai mahasiswa ekonomi dan bisnis tak lengkap jika pengabdian mereka tak mengajarkan ilmu bisnis pada UMKM disekitar desa. Bisnis case menjadi strategi pembelajaran mereka dalam mentransfer ilmu mereka saat di perkuliahaan. Selain itu, respon masyarakat desa akan hal ini juga sangat positif, karena mereka ikut serta ambil bagian dari agenda acara yang ada.
Reporter: M. Iqbal Daffa
Penulis: Aditia Inggit P.
Foto: Rivansyah
