Site icon Pilar Ekonomi

FEB Unila Lantik Delapan Ormawa, Dorong Sinergi Kolektif dan Program Kerja Berdampak

Bandar Lampung, Kamis (26/02/2026)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung resmi melantik delapan organisasi mahasiswa (Ormawa) periode kepengurusan terbaru pada Rabu, 25 Februari 2026. Pelantikan tersebut menjadi momentum reaktualisasi peran organisasi mahasiswa dalam membangun sinergi kolektif demi terwujudnya Ormawa yang progresif dan berkelanjutan.

Mengusung tema “Reaktualisasi Peran Organisasi Melalui Sinergi Kolektif Demi Terwujudnya Ormawa yang Progresif dan Berkelanjutan”, kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antar organisasi serta penyelarasan arah gerak Ormawa dengan visi fakultas yang unggul dan berdaya saing internasional.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung resmi melantik delapan organisasi mahasiswa yang terdiri dari UKPM-F Pilar Ekonomi, UKM-F ROIS, UKM-F KSPM, UKM-F EBEC, UKM-F EEC, Himpunan Mahasiswa Manajemen, Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKTA), serta Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HIMEPA). Pelantikan dilaksanakan di Student Center Lantai 1 FEB Universitas Lampung dan dihadiri oleh jajaran dekanat serta pengurus Ormawa yang baru dilantik.

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Neli Aida, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa pelantikan merupakan bagian dari proses kelembagaan yang harus dilalui oleh organisasi mahasiswa. Menurutnya, keberadaan Ormawa merupakan amanat regulasi yang menegaskan bahwa organisasi mahasiswa harus aktif dan hidup dalam dinamika kampus.

Ia menekankan bahwa keberadaan struktur organisasi saja tidak cukup untuk menunjukkan eksistensi Ormawa. Program kerja dan kegiatan nyata menjadi indikator utama dalam menilai hidup atau tidaknya suatu organisasi. “Kalau hanya ada struktur tetapi tidak ada program kerja dan kegiatan, maka sama saja organisasi itu tidak berjalan,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihak dekanat berharap Ormawa mampu membangun sinergi strategis dengan fakultas. FEB yang telah mengusung predikat unggul dan internasional dinilai memiliki sumber daya, jejaring mitra, serta dukungan pendanaan yang dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan kemahasiswaan. Sinergi tersebut diharapkan berjalan dua arah, di mana fakultas mendukung pengembangan mahasiswa dan Ormawa turut mendongkrak reputasi serta capaian FEB.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa aktivitas organisasi harus tetap berjalan selaras dengan tanggung jawab akademik mahasiswa. Keterlibatan dalam Ormawa diharapkan mampu mengiringi pencapaian akademik, bukan menggeser prioritas utama sebagai mahasiswa.

Pelantikan ini menandai awal periode kepengurusan baru sekaligus menjadi titik konsolidasi energi kolektif Ormawa FEB. Dengan struktur yang telah terbentuk dan komitmen program kerja yang terarah, organisasi mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan kontribusi yang nyata, progresif, serta berkelanjutan bagi fakultas dan civitas akademika.

Teks : Aris Krisna Setiawan

Exit mobile version