Mahasiswa FEB Universitas Lampung Raih Juara II Lomba Business Plan Festival Go Earth Dream 2025

Bandar Lampung, Rabu (14/01/2026)

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim mahasiswa Program Studi S1 Manajemen angkatan 2024 berhasi meraih Juara II Lomba Business Plan dalam ajang Festival Go Earth Dream 2025 yang diselenggarakan oleh UIN Raden Intan Lampung.

Tim yang terdiri dari Herdy Ferdiansyah, Elwinda Putri, dan Daffa Raihan Al Faisar mengusung sebuah ide bisnis berbasis lingkungan bertajuk ZECO, sebuah aplikasi Business to Business (B2B) yang berfokus pada pengelolaan limbah bernilai guna.

Dalam keterangannya, Elwinda Putri menjelaskan bahwa ZECO hadir sebagai solusi atas permasalahan lingkungan yang semakin kompleks.

“Ide yang kami ajukan adalah sebuah aplikasi bernama ZECO. ZECO merupakan aplikasi B2B yang menghubungkan pelaku usaha penghasil limbah bernilai dengan pihak yang membutuhkan limbah tersebut sebagai bahan baku, agar limbah tidak langsung berakhir di TPA yang saat ini sudah overload,” ujar Elwinda.

Ia juga menambahkan bahwa sejak awal tim telah membagi peran secara jelas.
“Saya dan Daffa fokus pada riset masalah, data, ide, serta penyusunan model bisnis dan keuangan, sementara Ferdi menyiapkan desain dan presentasi. Prosesnya berjalan secara end to end, mulai dari pengumpulan data, diskusi konsep, penyusunan proposal, simulasi keuangan, hingga latihan presentasi,” tambahnya.

Lomba Business Plan ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Go Earth Dream 2025 yang mengangkat tema “Menyalakan Keberanian, Menyuarakan Harapan, dan Mengubah Dunia Lewat Kreativitas Hijau.” Pada tahap seleksi awal, seluruh peserta diminta untuk menyusun ide bisnis yang selaras dengan tema tersebut dan menuangkannya dalam bentuk proposal business plan.

Tim yang lolos ke babak final kemudian diwajibkan mempresentasikan business plan mereka secara langsung di hadapan dewan juri. Setiap tim diberikan waktu 5 menit presentasi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab menggunakan PowerPoint.

Melalui kompetisi ini, Elwinda mengungkapkan bahwa timnya memperoleh banyak pembelajaran berharga.

“Kami belajar bahwa ide yang baik harus didukung oleh eksekusi yang rapi, terutama dalam hal data, keuangan, dan implementasi secara nyata. Kompetisi ini juga melatih kami untuk bekerja dalam tim, menerima kritik, dan berpikir lebih realistis sebagai calon pelaku bisnis,” tuturnya.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa FEB Universitas Lampung lainnya untuk terus berinovasi, berani bersaing, serta menghadirkan solusi bisnis yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Teks: Anselin Aurel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *