Mahasiswa Soroti Ketidakjelasan Jadwal KKN Unila Periode I 2026

Bandar Lampung, Jumat (26/12/2025)

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) Periode I Tahun 2026 menuai sorotan dari sejumlah mahasiswa. Ketidakjelasan informasi serta perubahan timeline yang dinilai tidak konsisten disebut menyulitkan mahasiswa dalam mempersiapkan diri.

Salah satu mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unila menilai bahwa pelaksanaan KKN tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia menyebut kurangnya kejelasan sistem membuat antusiasme mahasiswa menurun.

“Sejujurnya, saya merasa kecewa dengan pelaksanaan timeline KKN tahun ini. Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, terdapat perbedaan yang cukup signifikan sehingga membuat banyak mahasiswa tidak lagi antusias. Hal ini disebabkan oleh sistem yang dinilai belum jelas,” ujar Mahasiswa FEB Unila.

Mahasiswa tersebut juga menyoroti belum adanya kepastian terkait penempatan daerah KKN hingga saat ini. Padahal, sebelumnya diinformasikan bahwa kegiatan KKN akan dimulai pada awal Januari.

“Belum adanya kejelasan mengenai pembekalan dan penempatan daerah KKN membuat mahasiswa menjadi bingung. Saya pribadi masih bisa menyesuaikan, namun kondisi ini cukup menyulitkan mahasiswa perantau yang ingin pulang ke kampung halaman,” jelasnya.
Sementara itu, mahasiswa FEB Unila lainnya turut menyampaikan keluhan terkait penyampaian informasi KKN yang dinilai kerap berubah dan tidak sesuai dengan timeline awal.

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada kesiapan mahasiswa dalam mengikuti program KKN.

“Pelaksanaan KKN Universitas Lampung Periode I Tahun 2026 masih mengalami kurangnya kejelasan informasi. Banyak mahasiswa merasa dirugikan karena informasi yang diberikan tidak sesuai dengan timeline dan sering mengalami penundaan,” kata Mahasiswa FEB Unila lainnya.

Ia menambahkan, mahasiswa yang berencana pulang kampung maupun mempersiapkan ibadah menjadi pihak yang paling terdampak akibat ketidakpastian tersebut. Informasi yang sering disampaikan secara mendadak juga dinilai menyulitkan mahasiswa dalam melakukan persiapan.

“Informasi kerap disampaikan secara tidak terjadwal dan mendadak, sehingga mahasiswa kesulitan mempersiapkan kebutuhan KKN secara maksimal,” tambahnya.

Kedua mahasiswa tersebut berharap pihak Universitas Lampung dapat melakukan evaluasi terhadap sistem pelaksanaan KKN, khususnya dalam hal penyampaian informasi. Mereka menilai, sebagai salah satu universitas favorit di Provinsi Lampung, Unila perlu memastikan program akademik berjalan secara tertata dan profesional.

Teks:Lilis Suryani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *